Melalui kemajuan teknologi sekarang ini, kita bisa membaca dan menyimak berita-berita kondisi terkini di negara kita dan dunia baik media radio, televisi dan bahkan browsing melalui internet secara cepat. Khusus di negara kita tercinta ini ada banyak peristiwa yang mensukacitakan, mendukakan, menyakitkan, memulihkan, yang jelaskan sesuatu, mengaburkan sesuatu dan beragam berita-berita lainnya.

Diwaktu-waktu belakangan ini ada berita-berita yang membuat saya bertanya “Kok bisa ya?, berita apakah itu… beritanya seperti beredarnya permen yang mengandung obat adiktif, makanan minuman kadaluarsa, daging sapi dan ayam gelonggongan, pembuatan makanan yang menggunakan pewarna pakaian atau kimia lain yang membahayakan kesehatan, makanan sampah atau makanan sisa rumah makan/restoran/hotel yang sudah dibuang namun dikumpulkan lalu dimasak kembali dan diedarkan di masyarakat. Berita terakhir saya lihat di televisi semalam yaitu di temukannya daging yang sudah ada cacingnya di pasaran. Hiiii….

Kok bisa yaa orang begitu jahatnya berfikir untuk kepentingan diri sendiri, mengeruk keuntungan tanpa peduli kesehatan dan dampak negatif bagi orang lain? Apa sih yang ada di dalam otaknya dan terbuat dari apakah hati nuraninya?

Semoga lembaga pemerintah dapat segera menanganinya dan aparat keamanan dapat menindaknya sesuai perundang-undangan yang berlaku. Dan semoga Tuhan YME menyadarkannya akan kekeliruan yang dipikirkannya, direncanakannya dan dikerjakannya.

Sebagai konsumen yuk kita lebih cerdas lagi dalam memilih makanan dan minuman yang kita konsumsi, baik itu dikonsumsi sendiri, bersama teman dan apalagi bagi keluarga tercinta. Jika makanan dan minuman itu dalam kemasan, periksalah dengan teliti keterangan yang dilampirkan. Jika makanan dan minuman itu adalah jajanan bebas atau kita dapatkan dari pasar atau warung, perhatikan dengan lebih seksama lagi kesegarannya, aromanya dan tanda-tanda fisik lainnya yang dapat kita cium dan raba. Dan jika kita masih juga belum mengerti, telepon customer care yang tertera dikemasan resmi dan bertanyalah kepada orang-orang yang lebih mengerti, demi kesehatan kita bersama.

Sebagai orang percaya, janganlah kita terperdaya dan terpancing untuk melakukan hal yang jahat itu. Mohon pertolongan Tuhan agar kita memiliki hikmat agar tidak turut dalam kegiatan itu dan agar kita diberikan sense yang baik untuk memilih yang terbaik bagi kesehatan.

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. I Petrus 5:8