Rekan2 ytk.

Kuteruskan informasi ini dari seorang rekan (teddy) yang peduli akan kondisi atau berita-berita mengenai makanan yang mengkhawatirkan akhir-akhir ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

– – – – –

Akhir-akhir ini banyak sekali berbagai makanan yang beredar, baik makanan siap makan maupun bahan mentah makanan. Nah di indonesia banyak ditemukan makanan-makanan yang tidak layak untuk di konsumsi. Banyak sekali makanan-makanan yang diolah dengan cara yang tidak wajar.


Beberapa Makanan tersebut antara lain:

Daging sapi olahan

Daging sapi yang di jual di pasaran sudah berbahaya. Seperti yang kita ketahui sekarang banyak daging-daging yang di jual berasal dari olahan daging-daging busuk bekas restoran, yang kemudian di olah kembali menjadi daging segar dengan diberi pewarna dan perasa agar terlihat fresh. Namun tahukah anda bahwa daging sapi bekas olahan daging busuk memiliki intensitas bakteri 10 kali lipat dari kuman WC.


Daging sapi berisi AIR/daging glonggongan/daging bangkai

Cara pembuatan daging sapi ini dengan cara, pada saat ingin membunuh sapi maka mulut sapi tersebut di masukan selang air. Sapi tersebut dicekok air hinga mati. Hal itu dimaksudkan agar pada saat dijual dan ditimbang maka daging menjadi lebih berat dan mahal. Namun tahukah anda, menurut penelitian bahwa sapi yang mati dengan dicekokin air, sebelum sapi tersebut mati, sapi tersebut stress dan mengeluarkan asam2 serta zat-zat berbahaya lain nya, itu semua di picu secara otomatis oleh otak sapi tersebut. sehingga membuat daging tersebut menjadi tidak sehat serta beracun.

Telur ayam palsu

Telur ini berciri2 kuning telurnya membentuk lingkaran lingkaran berwarna kuning dan agak orange. Cara mengetes telur ayam yang palsu dan asli adalah pada saat anda memakan telur tersebut lihatlah corak kuning telurnya dan ciumlah. Telur ayam palsu tidak amis.


Telur Asin palsu

Telur asin palsu ini berbahan dasar telur ayam beras yang di rebus. Setelah telur tersebut matang, maka telur tersebut di bagian bawahnya di rendam cuka makan selama kurang lebih 30 menit. Setelah kulit telur tersebut agak lembek maka disuntikanlah cairan garam. Setelah disuntikan cairan garam maka kulit telur ayam dicat menyerupai telur asin asli. Lalu untuk menyamarkan penyamaran telur asin palsu ini maka diberi tepung. Nah untuk membedakan telur asin bebek dengan telur asin palsu yang paling mudah adalah dengan cara mencuci kulit telur tersebut. apabila pudar maka telur tersebut merupakan telur palsu.


Daging ayam busuk

Daging ayam yang busuk atau bekas dari sebuah restoran di ambil, lalu daging tersebut digoreng hingga agak keras/alot. Setelah itu daging tersebut dimasukan di dalam soto ayam. Daging tersebut siap di santap.


Gulai ayam yang dicuci

Ini bisa anda temukan di sebuah rumah makan di daerah Sumatra, Riau. Daging tersebut tampak seperti daging gulai bisa, namun setelah beberapa hari di amati, ternyata daging gulai ayam yang tidak laku/tidak habis maka daging tersebut dicuci menggunakan air kran, lalu daging tersebut keesokan harinya dimasukan lagi ke masakan gulai yang baru.


Cabe/ tomat botolan

Bahan bakunya adalah cabe/tomat yang sudah agak busuk/tidak segar, tujuannya untuk menekan biaya produksi. Industri tersebut memproduksi cabe/tomat tersebut hanya dengan cara mencuci lalu langsung di masukan ke alat seperti blender besar(alat produksi industri). Cabe/tomat tersebut hanya dicuci dan langsung dimasukan ke alat produksi tanpa melihat kualitas cabe apakah ada cacing atau tidak. Lalu langsung jadi cabe/tomat botolan deh…


Minyak oli

Hati hati apabila membeli gorengan di pingir jalan. Taukah anda bahwa karena mahalnya minyak goreng di Indonesia, maka ada beberapa pedagang yang mengganti minyak goreng tsb dengan oli baru. Oli baru kan bening dan lagian oli tersebut kalau di masak/buat goreng maka fungsinya mirip dengan minyak goreng. Lagipula suhunya tidak bisa terlalu panas namun mudah panas juga. Oli juga tidak berbau pekat. Biasanya oli ini di campur dengan sedikit minyak goreng yang telah berulang kali di pakai.


Ikan asin dan mie formalin

Ikan asin dan mie yang mengunakan pengawet formalin (pengawet mayat). Itu semua dilakukan untuk menghemat biaya karena pengawet makanan mahal. Jadi pake formalin aja deh.



Berikut ini ciri-ciri makanan berformalin:


Mi basah

– Bau sedikit menyengat.

– Awet, tahan dua hari dalam suhu kamar (25º Celsius).

– Pada suhu 10ºC atau dalam lemari es bisa tahan lebih 15 hari.

– Mi tampak mengkilat (seperti berminyak), liat (tidak mudah putus) dan tidak

lengket.

Tahu

– Bentuknya sangat bagus.

– Kenyal.

– Tidak mudah hancur dan awet (sampai tiga hari pada suhu kamar 25ºC).

– Pada suhu lemari es (10ºC) tahan lebih dari 15 hari.

– Bau agak menyengat.

– Aroma kedelai sudah tak nyata lagi.

Bakso
– Kenyal.

– Awet, setidaknya pada suhu kamar bisa tahan sampai lima hari.


Ikan
– Warna putih bersih.

– Kenyal.

– Insangnya berwarna merah tua dan bukan merah segar.

– Awet (pada suhu kamar) sampai beberapa hari dan tidak mudah busuk.

– Tidak terasa bau amis ikan, melainkan ada bau menyengat


Ikan asin

– Ikan berwarna bersih cerah.

– Tidak berbau khas ikan.

– Awet sampai lebih dari 1 bulan pada suhu kamar (25ºC).

– Liat (tidak mudah hancur).


Ayam potong

– Berwarna putih bersih.

– Tidak mudah busuk atau awet dalam beberapa hari.


Jadi berhati hatilah memilih makanan, karena makanan-makanan tersebut sebenarnya sungguh tidak layak untuk di konsumsi dan dapat membahayakan para konsumennya.