img103aSejenak aku ke pantry untuk menghangatkan kuah sup yang disediakan parjabu kemudian ke ruangan untuk makan siang. Sambil menikmati sup panas dan makan siang lengkap, aku dikagetkan dengan pertanyaan seorang rekan “pernah dengar mengenai Komik Nabi yang sedang heboh?” jawabku “tidak pernah”, namun aku penasaran dan segera search dan kudapatkan komentar2 mengenai komik dan blog tersebut sedang ramai dibicarakan.

Sedikit kutanyakan dan berdiskusi dengan rekan yang lain dan sangat disesalkan hal itu terjadi. Ditengah kondisi toleransi beragama yang sehat dan kondusif… dikotori dengan tulisan dan gambar yang bisa memporak-porandakan suasa toleransi beragama di Indonesia khususnya. Mengapa di Indonesia? Waktu-waktu belakangan ini kita sedang menuju pemilu 2009 dan pilkada sedang berlangsung di daerah-daerah, dimana sepercik isu/berita yang tidak bertanggungjawab bisa menjadi pemicu hal-hal yang tidak diinginkan. Banyak laa kejadian-kejadian diwaktu yang lampau. Dan lagi tulisan tersebut dalam bahasa Indonesia dan katanya tidak berlogat melayu, meskipun ditulis di blog wordpress. Bisa berarti bahwa orang yang membuat dan menulisnya adalah orang Indonesia.

Lembaga pemerintah dan masyarakat telah dengan bijak menanggapi permasalahan ini dengan meminta wordpress untuk menutup blog_files ini, dan memang telah terhapus. Semoga lembaga kepolisian dapat menyelesaikan PR ini dan semua masyarakat agar tidak terprovokasi dalam menanggapinya.

Sebagai pribadi yang mendambakan kedamaian di bumi pertiwi ini, saya sangat menyesalkan kejadian ini. Kepada yang membuat dan menulisnya, sampaikan ide-ide dan pemikiranmu menjadi kedamaian dimanapun anda berada, tidak menimbulkan potensi konflik yang pastinya merugikan terlalu banyak pihak. Wujudkan menjadi ketentraman bagi semua orang atau pihak, baik dalam hal jasmani maupun rohani dan menghasilkan interaksi yang mensejahterakan di bumi pertiwi.

 

*Sebagai sumbang saran dan pendapat dari berita-berita di Detik1, Detik2, KapanLagi, Okezone dan lain2

 

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Matius 5:9