Pembacaan Mazmur 62:5 mengajarkan saya bahwa Ketenangan Sejati Hanya Pada Allah.

bentengSebagai seorang raja, tentu ia tinggal di dalam istana yang megah. Dilindungi oleh para perwira dan tentara yang gagah perkasa, yang akan menjaganya baik di dalam maupun diluar benteng istana. Benteng istananya tentu dibuat dengan kokoh, sehingga tidak dapat dengan mudah diterobos atau ditembus oleh tentara musuh. Benteng istananya tentu dilengkapi juga dengan pasukan bersenjata yang selalu berjaga dan menara-menara jaga yang dapat memantau kalau-kalau ada pasukan lain yang akan menyerang istana.

Perlindungan dan penjagaan seperti itu tentu membuat raja Daud dan seisi istananya dapat hidup dengan tenang, namun apa yang dikatakannya… “Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang”.

Bagaimana dengan kita, apakah hal-hal jasmani (kesehataan, kekuatan) dan materi (rumah, pekerjaan, harta) kepadanya kita menaruh ketenangan hidup ini atau kepada Allah, seperti halnya raja Daud?

Saya bersyukur penyertaanNya pasti, dan saya mau berharap Ketenangan Sejati yang kumiliki senantiasa kurasakan dan kubagikan kepada pribadi-pribadi di sekitarku.

“Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku. “,