Pagi ini dalam kesempatan sarapan sebelum anak-anak berangkat kesekolah ada canda yang mengandung kebenaran dan aku bersyukur untuk hal itu karena anak-anak sudah mengerti dengan benar. Begini ceritanya:

P : Kakak cantik ya, rambutnya panjang dan dikepang. Rambut abang papa yang sisir ya.

K : Rambut abang sudah panjang tuh pah, dipotong aja rambutnya supaya gak kelihatan besar kepalanya.

M : Biarin aja, artinya kepala abang ada isinya. Lebih besar dari kakak berarti lebih tua dari kakak. (sambil terus mengunyah makannya dengan lahap)

P : Loh nama abang khan Martua …

K : Kalo abang lebih tua berarti lebih cepat mati dong? (Sergah Kasih memotong pembicaraanku)

M : Cepet mati gak apa-apa… khan masuk Sorga.

K : Kalo dosa abang lebih banyak bagaimana bisa masuk Sorga ?

P : Kasih.. Mikhael.. kita orang percaya pasti masuk Sorga. Bukan karena banyak atau sedikit dosa kita, tetapi karena Tuhan Yesus sudah menebus dosa kita.

K – M (Mengangguk dan meneruskan sarapan mereka)

Demikian kutipan pembicaraan canda anak-anak waktu sarapan pagi. Semoga menjadi berkat bagi kita semua.

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.