Lukas 24:1-8

Energi untuk membangunkan orang percaya yang termangu-mangu

a. Termangu Berkeluh Kesah sulitnya menjalani kehidupan di dunia ini. Sesungguhnya dunia ini sedang lenyap dengan segala keinginannya (1 Yohanes 2:17) maka jangan mau diperdaya oleh kesulitan dunia ini

b. Termangu menikmati pemeliharaan Tuhan. “Christianity not only creed, but also deep”, kekristenan (menjadi Orang Kristen) bukan hanya menikmati pengalaman pemeliharaan Tuhan melainkan diarahkan untuk keluar dan menghadapi serangan dunia dan permasalahannya.

Bagaiman dengan kita, apakah termasuk dari kedua ungkapan diatas? Semoga tidak. Namun kiranya kita menjadi orang percaya yang hidupnya terus terbangun dari “keter-mangu-an” yang tidak berguna.

Energi yang melenyapkan Ketakutan (5) digantikan dengan Roh yang memberi Kekuatan (2 Tim 1:7).

Saat peristiwa hingga setelah penangkapan-penyaliban Yesus, murid-murid tercerai berai karena ketakutan yang sangat, hingga mereka bersembunyi-mengunci diri (Yohanes 20:19), bahkan ada yang meninggalkan panggilannya dengan pergi mencari ikan (Yohanes 21:1-6). Namun setelah kebangkitan Yesus, murid-murid semakin berani menyaksiakan bahwa Yesus adalah Tuhan dan Kristus (Kisah 2:36) dengan kuasa Roh Kudus, serta semakin setia bersekutu bersama orang percaya lainnya (Kisah 2:46-47)

Kiranya kita semakin berani mewartakan Sang Juru Selamat dunia yang sudah bangkit dari kematian dan menjadi Tuhan dan Kristus bagi dunia.

Energi yang meneguhkan iman, bahwa:

  1. Yesus adalah anak Allah yang berkuasa (Roma 1:4)
  2. Orang percaya Yesus dibenarkan oleh Allah (Roma 4:24-25) dan dikuduskan (Ibrani 10”10, 12-14)
  3. Orang percaya mendapat kuasa yang cukup untuk hidup menghasilkan buah (baca: Ef. 1:19-20 dan Filipi 3:10). Masalahnya: tidak setiap pribadi yang “dibangkitkan” mengerjakan kehendak Allah (Kolose 3:1-2) maka “Hiudplah tetap di dalam Dia (Kolose 2:6-7).

Semoga iman kita semakin teguh dan diperteguh melalui pengalaman pribadi hidup bersama Yesus Kristus melalui firmanNya dan persekutuan yang indah denganNya, Sang empunya Hidup.

Walk in Him, rooted & build up in Him, and stablished in the faith

*Selamat Paskah tahun 2010