Puji Tuhan dan syukur  untuk penyertaan dan berkat2Nya padaku.

Tiada kata lain selain terima kasih kepada Tuhan Yesus, Allah Penebus hidupku dari kutuk dosa dan memberikan hidup baru padaku serta keluarga – teman2 yang sangat baik dan peduli keadaanku.

Bersyukur untuk Gina, Kasih dan Mikhael serta calon anak yang Tuhan berikan untuk menjadi bagianku, memberi warna-warni dan sukacita yang indah dalam hidupku.

Bersyukur untuk umur 38 tahun yang Tuhan anugerahkan untuk kujalani.  Ada sukacita yang sangat besar, ada juga kesedihan – kesendirian yang pernah kurasakan. Ada damai sejahtera yang melimpah, ada juga kalanya duka hadir. Namun aku percaya, Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkanku walau sesaat.

Seringkali ada kalanya aku melepaskan tanganku dari genggaman tanganNya yang hendak menuntunku pada kebenaran-kebenaranNya.Seringpula aku  lari dan bersembunyi menjauh  dari panggilanNya yang lembut untuk mengajariku. Ibarat cermin retak… Ia membingkaiku kembali dan memulihkan hidupku. Hanya Tuhan Yesus yang teramat peduli padaku pada saat aku sedang dalam keterpurukan yang sangat dalam.

Memang…..  tidak kuceritakan kepada rekan sekitarku dan kusadari hal itu mungkin akan mengecewakan mereka. Rekan2 terlalu baik padaku dan aku tidak ingin mereka menjadi susah hatinya karenaku. Namun itu semua sudah berlalu dan semiga sungguh2 berlalu dan tidak mengusikku kembali diwaktu2 mendatang. Terima kasih.. setidaknya doa yang dipanjatkan kepada Tuhan menolongku, kehadiran kalian disekitarku meneguhkanku. Semoga Tuhan memberkahi rekan2 sekalian.

Waktu 38 tahun bukan waktu yang singkat dan aku tidak tahu berapa lama lagi aku akan hidup dan bagaimana aku mengisinya. Semoga hidupku ke depan nanti dapat kuisi dengan ketaatan – kesetiaan lebih lagi kepada Tuhan, mengasihi keluarga tercinta dengan cinta yang lebih besar dan melayani sesama dengan kekuatan dan pertolongan Tuhan Yesus.

Soli Deo Gloria.

Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya. Mazmur 116:2