Setiap saat kita diperhadapkan dengan pengambilan keputusan atas pilihan-pilihan yang ada di depan kita. Dimulai dari pagi hari, bangun tidur kita di tuntut untuk memutuskan akan segera mempersiapkan segala sesuatu berhubungan dengan rutinitas atau akan kembali menarik selimut dan melanjutkan tidur yang terputus. Siang hari hingga malam hari, setiap kita diperhadapkan dengan keputusan atas pilihan yang ada.

Pilihan-pilihan yang ada,… suka atau tidak mengandung konsekuensi atau resiko atas pilihan itu. Kadar konsekuensi tersebut ada yang mengandung berat, sedang dan ringan. Tidak ada pilihan yang tanpa konsekuensi atau resiko. Sebagai orang yang dewasa dan sehat, kita dituntut untuk memutuskan pilihan yang terbaik diantara yang baik dan ada juga tidak baik. Biasanya kita akan memutuskan yang terbaik dari yang baik (semoga dengan konsekuensi seringan-ringannya toh…).

Rekan-rekan, .. apapun pilihan yang kita putuskan untuk kebaikan pribadi dan/ orang lain, bawakan itu dalam doa kepada Tuhan. Apapun kadar resiko dari pilihan itu, bawakan pada Tuhan dan mohon pimpinanNYA berkarya dalam hidup kita.. menghadirkan damai sejahtera dan sukacita. Iblis tidak pernah senang umat manusia menikmati damai sejahtera dan sukacita, maka ia berupaya sedemikian rupa agar umat manusia merasakan kesulitan dan kesusahan dalam hidupnya, dengan tujuan agar manusia tidak melihat kehadiran Tuhan dalam hidup mereka. Iblis adalah bapa pembohong dan ia menjadikan manusia pembohong atas dirinya dan bisa juga bagi orang lain (Mzm 116:11; Roma 3:4). Maka tangkal kebohongan yang diprakarsainya atas manusia dengan datang kepada Tuhan dengan tulus dan kerinduan yang mutlak.

Apapun keberadaan kita saat ini… yakinlah bahwa Tuhan hadir dalam hidupmu dan putuskan yang terbaik dalam hidupmu dalam pimpinan Tuhan. Tangkal iblis dan segala tipu muslihatnya dan bertobatlah. Lihat.. Ia merindukan umatNYA berjalan sesuai rencanaNYA yang kekal. Tuhan memberkati

Kolose 3:23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.