Shalom dan Hosana !!

Terpujilah ALLAH yang telah menganugerahkan pemeliharaan dan penyertaanNya kepada kita, jemaat GKAI Ciputat. Dimana 15 Juni 1986, Tuhan berkarya melalui anak-anakNya – pemula jemaat GKAI Ciputat, mengadakan ibadah pertama dan kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya jemaat GKAI Ciputat.

Hari Minggu 19 Juni 2011, kita telah mengadakan Ibadah Syukur HUT ke 25 Tahun dan dilanjutkan dengan perayaan yang diisi juga dengan berbagai perlombaan dan makan siang bersama. Kita semua bersukacita dan menikmati acara tersebut.

Perayaan telah selesai, mengingat-ingat penyertaan Tuhan selama 25 tahun bukan sekedar untuk dikenang saja. Namun masih ada tugas dan tanggung jawab pelayanan yang harus kita kerjakan bersama-sama. Bukan hanya menjadi tugas Gembala Sidang, atau Majelis jemaat atau para pengerja ketua-ketua komisi dan pos pelayanan saja. Semua ikut andil, seluruh jemaat tanpa terkecuali mesti terlibat bersama-sama memaknai 25 tahun penyertaan Tuhan di gerejaNya dengan sikap dan tindakan yang seturut kehendak Tuhan.

Mari kita melihat dan merenungkan bersama, kehendakNya melalui kitab Yesaya 26:1-4; dengan judul ”25 Tahun… lalu apa (so what?)

Suatu berita sukacita dan menjadipengharapan bagi setiap orang percaya bahwa Tuhan menjadi keselamatan dan menyambut (sebagai bangsa) yang dipeliharaNya dengan ajaib. Pada bagian ini kita diingatkan kembali bahwa ada 4 tanggung jawab atau 4 hal yang perlu kita kerjakan, sebelum pelayanan kita berakhir, sbb:

1. Yang benar (ay.2)

Banyak orang dapat berbuat baik namun tidak ada yang benar. Semua orang telah berdosa dan tidak benar. Untuk dapat menjadi orang benar, banyak orang melakukan hal baik dengan memberikan sedekah, memberikan bantuan, menjadi soleh dan beragama dan hal lainnya. Namun itu semua tidak membuat orang mnjadi orang benar. Dan hanya melalui Tuhan Yesus Kristus kita dibenarkan (1 Petrus 3:18) dan beriman kepadaNya saja kita dibenarkan (Roma 5:1).

Maka mari kita hidup dalam anugerah kebenaranNya dengan taat dan setia kepada firmanNya, memelihara hidup kita agar sesuai kehendakNya dan melayani sesama dengan kesungguhan hati.

2. Yang tetap setia (ay.2)

Tuhan juga mau, disepanjang hingga akhir hidup kita Ia mendapatkan kesetiaan ada pada hidup anak-anakNya. Setia dalam persekutuan pribadi dan diperlengkapi – dipakaiNya dalam setiap kegiatan pelayanan dan ibadah baik di gereja, komisi, pos pelayanan serta aspek lain pelayanan gereja. Bersama-samaa bersinergi mengemban amanat pelayanan

3. Yang hatinya teguh (ay.3)

Roma 12:2 mengingatkan agar tidak menjadi serupa dengan dunia, sebab dunia sedang lenyap dengan segala keinginannya.(1 Yohanes 2:17). Tuhan mau kita teguh dan tidak dicemari oleh dunia. Seumpama ikan yang berasal dari laut yang asin namun sewaktu dinikmati/dimakan, tidak terasa keasinan lautnya.

4. Yang Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya (ay.4)

Ditekankan pada bagian ini “Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya”, bukan sementara waktu saja melainkan selama-lamanya.

Mazmur 37:3 Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik.; 115:9-11 Dialah pertolongan dan perisai.; Amsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.;  Yesaya 26:4 sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.; Kisah Para Rasul 16:31 “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

Maka mari percaya kepada TUHAN selama-lamanya.

Mari, kita kembangkan karya hidup pelayanan kita dengan hidup benar, setia, berhati teguh dan percaya kepada Tuhan selama-lamanya. Soli Deo Gloria.

Selamat Hari Ulang Tahun ke 25, jemaat GKAI Ciputat.

Pada waktu itu nyanyian ini akan dinyanyikan di tanah Yehuda: “Pada kita ada kota yang kuat, untuk keselamatan kita TUHAN telah memasang tembok dan benteng. Bukalah pintu-pintu gerbang, supaya masuk bangsa yang benar dan yang tetap setia! Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal. Yesaya 26:1-4

 

 

Disampaikan dalam Ibadah Gabungan Pos, 24 Juni 2011