Saya sangat bersyukur kepada Tuhan yang mempercayakan anak-anak bagi kami.

Kemarin malam (22/5) sewaktu mamanya anak-anak sedang membersihkan botol – perlengkapan makan Eben dan sedangkan kakak-abangnya bermain di rumah tetangga… saya bermain bersama Eben. Dia sangat bersemangat mengambil dan melempar buku/kertas/spidol yang menjadi bahan mainannya. Awalnya ia melempar hanya sebatas meja belajar berukuran sedang. Kemudian ia melempar lebih kuat dan jatuh melampaui meja.

Nah yang menarik adalah Eben berupaya mengambil kembali barang-barang yang dilemparkan itu. Awalnya ia berusaha naik ke atas meja belajar yang memang tidak terlampau tinggi, sekitar 20an centimeter. Ia mencoba mengangkat-angkat kakinya dan mendorong tuk bisa menaikkan kedua kaminya. Setelah ia berada di atas meja, ia mengatur posisi agar tidak mudah jatuh dan menjaga keseimbangan untuk meraih barang-barang yang dilemparkan tersebut namun tangannya tidak dapt menjangkau. Ia mencoba terus berusaha meraihnya sampai pada satu ‘ide brilian’ ia merubah posisi duduk dan kakinya hendak turun meja di posisi dimana barang yang dimaksud berada.

Bagiku ini ‘keputusan’ yang luar biasa. Ia merubah posisi turun meja dengan tetap menjaga keseimbangan agar tidak jatuh/terpeleset dan akhirnya dapat mengambil kembali buku/kertas/spidol yang dilemparkannya melampaui meja.

Ia kembali melemparkan barang-barang tersebut melampaui meja dan sukses mengulang ‘keberhasilannya’. Yang menarik ia juga membuat keputusan baru yaitu tidak lagi memanjat dan turun meja; namun dengan cara berdiri menyusuri pinggir meja tuk mengambil barang-barang tersebut. Ia mengubah pola mencari-menemukan-mengambil dengan keputusan yang baru.

Aku memberikan semangat kepadanya untuk ber-eksplorasi dan tertawa bahagia untuk ‘ide brilian dan keputusan’ yang Eben bisa buat. Puji syukur kepada Tuhan dan semoga Eben menjadi pribadi yang kreatif positif dan menjadi berkat pada waktunya.

 

I Timotius 4:8 “Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.”