Puji Tuhan !!!

Tahun 1991 kami sama-sama dibina secara rohani melalui pembinaan yang diadakan oleh PO Agape di kampus UPN Veteran Jakarta, Pondok Labu. Dalam kelompok kecil, kegiatan kepanitiaan, dan dalam kepengurusan PO Agape tahun 1992-1994. Selanjutnya karena kami sudah saling mengenal kami sepakat untuk menjadi calon pasangan kekasih sekitar tahun 94/95.

MyCinWaktu lepas waktu berjalan, diisi dengan untuk lebih saling mengenal pribadi dan keluarga satu dengan yang lain, ada jalinan keserasian namun ada juga waktu dimana ada ketidakserasian… baik dalam hal waktu, orientasi, komunikasi dan hal-hal lain. Hmm, sepertinya lebih banyak ketidakserasian itu dari diriku sendiri. Oops..

Menjalani masa pengenalan untuk menjadi calon pasangan kekasih saat itu saya wisuda terlebih dahulu, kemudian bekerja pengajar komputer, bekerja di salah satu penyedia jasa perbankan dan melanjutkan studi sarjana. Calonku diwisuda setahun berikutnya, bekerja di salah satu penyedia jasa komunikasi, di instansi Rumah Sakit swasta juga nge-kost di Karawaci dan bekerja di salah satu bank swata nasional.

Setelah melewati pembicaraan dan pertemuan keluarga, Sabtu 03 April 1999 kami diberkati dalam pernikahan di GKAI Ciputat. Permulaan kami berumah tangga saat itu bisa dikatakan tidak memiliki apa-apa dan memohon belas-kasihan Tuhan dengan bekerja dengan sebaik. Puji Tuhan, istriku diangkat permanen di salah satu bank swasta nasional, menjadi salah satu hadiah pernikahan kami.

Waktu yang telah berlalu itu sangat berarti bagiku. Hingga kini jika kami memiliki beberapa asset, semata-mata belas-kasihan Tuhan yang dipercayakan kepada kami. Kamipun dipercayakan memiliki seorang putri dan dua orang putra, itu anugerahNya kepada kami. Didalamnya kami harus melewati keadaan dimana dua bakal anak tidak dapat berkembang baik dalam Rahim dan harus digugurkan.

Perjalanan pernikahan kami tidaklah selalu mulus, adakalanya krikil dan batu mengganggu kenyamanan perjalanan kami mengarungi samudera berumah tangga. Kami tidak/belum dapat dijadikan panutan dalam berumah tangga karena ada banyak hal yang harus terus kami perjuangkan dan upayakan dengan kegigihan dan kesetiaan satu sama lain dengan menjadikan firman Tuhan sebagai landasan dan acuannya.

Aku mengasihimu istriku Gina Nurma Rumondang br Tambunan. Aku mencintaimu anak-anakku Kasih Ester Yolanda br Sinaga, Lewi Martua Mikhael Sinaga dan Ebenhaezer Garland Mangapul Sinaga. Aku terlalu banyak kekurangan dan kelemahan namun aku mau menjadi orang tua Kristen yang baik dan lebih baik lagi. Aku pernah jatuh-gagal namun aku mau bangkit-melompat dan membahagiakan kalian Sukacita dan Bahagia Hidupku. Tuhan tolonglah.

Hari ini aku bersukacita dan berbahagia, semoga 14 tahun kebersamaan kami membuat kami makin menyatu dan menjadi berkat bagi sesama. Terima kasih Tuhan Yesus, Gembala Agung. Terima kasih orang tua – mertua, adik-adik dan keluarga yang mengasihi kami. Terima kasih rekan-rekan yang pedulikan kami. Kiranya Tuhan dipermuliakan dan setiap anda diberkati Tuhan. Amin.

 

Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati, dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. 1 Petrus 3:8-9