kekuatan-doa2Kuteringat beberapa waktu lalu (mungkin tahun lalu) dimana seorang kawan menelepon dan berkata bahwa mamanya sedang kritis di RSAL. Kuupayakan ke RS sepulang kerja dan bertemu dengan rekanku serta keluarga yang menunggu mamanya. Terdengarku berita bahwa kritis mamanya tidak akan lama lagi dan keluarga dipersilahkan untuk menjenguk. Kusampaikan kepada rekanku bahwa itu prediksi dokter namun ada DOKTER diatas segala dokter.. Tuhan Yesus sanggup menyembuh jika Ia berkehendak demikian. Namun jika Tuhan memanggil pulang karena Ia mencintai mamanya dan tidak menghendaki berlama-lama menderita sakit. Tuhan akan memberikan kekuatan kepada orang-orang yang berserah dan berpengharapan kepadaNya.

Didepanku terbaring mama rekanku. Kupegang kakinya dan terasa hangat yang berkurang dan dingin. Rekanku yang berdiri disampingku mulai menangis, juga abang-kakaknya menangis sangat. Namun aku sampaikan kepada rekanku.. “tetap percaya Tuhan. Pernyataan dokter berdasarkan pengetahuannya dan jika kita berdoa-beriman sembuh, tiada yang mustahil”.

Sambil memegang kakinya yang mulai dingin, kami berpasrah dan mohon kebaikan Tuhan agar mama kawanku sembuh. PUJI TUHAN. Didalam doa dan penyembahan kepada Tuhan, (bagiku) mujizat terjadi… rasa dingin dikakinya semakin hangat. Disana aku berfikir bahwa Tuhan menjawab seruan kami dan mamanya akan sembuh.

Setelah beberapa waktu dan menurutku masa klimaks kritis sudah lewat, aku berpamitan dan menyampaikan kata-kata kekuatan-pengharapan serta firman Tuhan, agar ia dan keluarga tetap mengandalkan Tuhan. Berita selanjutnya agar aku diinfokan.

Aku pulang ke rumah, berdoa dan tidur.

Kesokan paginya, setiba di kantor kutelpon kawanku dan ia sampaikan bahwa kondisi mamanya makin membaik dan dokter berencana mengoperasi tumor/kanker yang menyakitinya. Singkat cerita, puji Tuhan. Operasi berjalan baik dan sampai sekarang mamanya masih hidup.

KUASA DOA MASIH ADA.