Dalam perjalanan dari rumah di Kebayoran Lama menuju Duren Sawit dengan mengendarai mobil, awalnya saya tidak mengetahui rute jalan yang yang harus ditempuh. Saya hanya tahu sebatas karena rute itu ada di depanku, dimana aku bisa melihat dengan jelas kondisi jalan, keramaian, rambu-rambu dan kehati-hatian agar tidak bersinggungan dengan kendaraan lain ditengah padatnya jalan. Saya berhati-hati namun orang lain tidak berhati-hati maka akan terjadi srempetan atau persinggungan kendaraan, dan sebaliknya.

Ditengah ketidaktahuan saya akan arah dan jalan yang akan ditempuh, mertuaku berkomunikasi dengan pemilik rumah yang akan kami tuju untuk menanyakan rute dan patokan agar kami bisa sampai dengan benar. Dibeberapa persimpangan yang membuatku ragu, kutanyakan kepadanya arah mana yang harus dipilih dan akhirnya kami tiba tepat di alamat rumah yang kami tuju.

mengetukDemikian juga dengan kehidupan kita, dimana kita hanya tahu jalan kehidupan kita sepanjang kita pernah melewatinya dan perjalanan itu ada di hadapan kita. Selebihnya, apa yang terjadi di depan sana tidak ada yang tahu maka kita perlu pribadi lain yang tahu rute dan jalan kehidupan yang harus kita tempuh yaitu hanya Tuhan Pencipta saja.

Tanpa penunjuk jalan, tanpa pribadi yang tahu persis apa-apa yang ada di depan sana tentu kita akan menjadi frustasi karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi, apa yang akan kita lalui, bagaimana keruwetan/kepadatannya dan atau malah kita bisa tersesat.

Didalam Wahyu 3 : 20 kita menemukan satu kepastian bahwa Tuhan sedang menunggu respon kita untuk mengundangnya masuk dalam kehidupan kita dan ia akan berkarya aktif memimpin hidup kita. Hanya ia yang mendengar ‘ketukanNya’ , membuka pintu hidupnya dan nemerima Dia masuk… yang akan menikmati pimpinan dan karya Tuhan yang aktif di dalam kehidupannya.

Maka, bukalah hidupmu dan terima Ia ‘makan bersama’ denganmu. Tuhan tahu segala keberadaanmu yang sakit, berbeban berat, yang frustasi, yang bermasalah, yang merasa sendiri dan segala hal… Tuhan mau hadir di hidupmu dan berkarya di dalam hidupmu.

 

Lihat, Aku berdiri di muka pintu   dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku  dan membukakan pintu,  Aku akan masuk   mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.