Kemarahan yang melukai

Renungan dari sahabat

SEEKOR ULAR !

Seekor ULAR memasuki gudang tempat kerja seorang tukang kayu di malam hari. Kebiasaan si tukang kayu adalah membiarkan sebagian peralatan kerjanya berserakan & tidak merapikannya.

Nah ketika ular itu masuk kesana, secara kebetulan ia merayap di atas gergaji. Tajamnya mata gergaji menyebabkan perut ular terluka.
Ular beranggapan GERGAJI itu telah menyerangnya. Ia pun membalas dgn mematuk gergaji itu berkali-kali.

Serangan yg bertubi-tubi menyebabkan luka parah di bagian mulutnya. Marah dan putus asa… sang ular berusaha mengerahkan segenap kemampuan terakhirnya utk mengalahkan gergaji yg dianggapnya musuh. Ia pun lalu membelit kuat gergaji itu.

Belitan yang menyebabkan tubuhnya terluka amat parah, akhirnya ia pun mati… Di pagi hari si tukang kayu menemukan bangkai ular tersebut di sebelah gergaji kesayangannya.

*sahabat…,
Kadangkala di saat marah, kita ingin melukai orang lain. Setelah semua berlalu, kita baru menyadari bahwa yang terluka sebenarnya adalah diri kita sendiri.

Banyaknya ucapan & tindakan yang dilakukan saat MARAH menguasai hati, sebanyak itu pula kita melukai diri kita sendiri.

Ketahuilah dendam, amarah, iri dan dengki, apapun itu, ia sebenarnya bagaikan ular yg membelit gergaji, segala pikiran negatif yang muncul dalam pikiran kita akan menusuk & melukai bathin kita sendiri.

Latihlah diri kita untuk selalu mampu memaafkan, belajar melepaskan dendam dan buanglah jauh-jauh SAMPAH BATIN dari pikiran kita…

#TYm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s