Ayat FT Pos Pelayanan Mabad, Kamis 30 Juni 2016

 

Keluaran 14:21-22 “Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu. Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka.”

 

Dalam perikop ini kita membaca bahwa pasukan Mesir beserta dengan tentaranya yang gagah perkasa hendak membawa kembali orang Israel untuk dijadikan budak di Mesir berada dibelakang orang Israel dan didepan mereka terdapat laut yang sangat luas. Mundur kena masalah dan maju ada masalah.

Namun kita menemukan bahwa Kuasa Allah tidak terbatas meskipun sepertinya tidak ada jalan keluar dari kesulitan yang sedang dialami oleh orang Israel. Kasih dan pertolongan dari Tuhan terjadi kepada orang-orang yang mau datang kepadaNya, sekalipun diujung waktu.

Kita belajar bahwa diperlukan :

  1. KETAATAN kepada suara Allah; “Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut” (21), “orang Israel berjalan” (22), “Musa mengulurkan tangannya ke atas laut” (27)
  2. DUKUNGAN; ada yang memberikan perintah (Musa) dan yang melaksanakan perintan (orang-orang Israel) tanpa perbantahan dan sungut-sungut.
  3. PERCAYA sungguh-sungguh kepada Tuhan dan hamba-hambaNya; “takutlah bangsa itu kepada TUHAN dan mereka percaya kepada TUHAN dan kepada Musa, hamba-Nya” (31)

 

Apa sih masalah terbesar umat manusia… yaitu DOSA, keterpisahan manusia dengan Allah yang maha kudus. Jika masalah terbesar ‘DOSA’ sudah diselesaikan oleh Tuhan Yesus melalui kematiannya di Golgota dan kebangkitannya mengalahkan kuasa maut, masih adakah lagi masalah besar lainnya yang tidak dapat diselesaikan oleh Tuhan Yesus. Jawabnya ‘Tidak ada’ dan semua dapat diselesaikan bersama Tuhan.

Mengingat bahwa kasih Tuhan yang senantiasa memelihara dan kuasa Tuhan yang tidak terbatas atas orang percaya kiranya mendorong kita terus percaya kepada Tuhan, bertobat dari banyak dosa dan terus setia kepadaNya.